Palangka Raya Semakin Keren – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palangka Raya dipastikan tetap berlanjut selama bulan suci Ramadan 2026. Namun demikian, teknis penyalurannya masih menunggu petunjuk pelaksanaan resmi dari pemerintah pusat.
Menjelang Ramadan, pelaksanaan program nasional tersebut menjadi perhatian karena beririsan dengan jadwal libur sekolah di awal dan akhir bulan puasa. Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk memastikan hak peserta didik sebagai penerima manfaat tetap terpenuhi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menjelaskan bahwa hingga awal Februari 2026, pihaknya masih menunggu juknis sebagai dasar teknis pelaksanaan MBG selama Ramadan. Hal ini diperlukan agar penyaluran program tetap berjalan sesuai regulasi dan kondisi lapangan.
“Secara prinsip, Program MBG tetap dilaksanakan. Namun untuk mekanisme penyaluran selama Ramadan, kami masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa penyesuaian teknis diperlukan karena adanya masa libur sekolah selama satu minggu di awal puasa serta libur di penghujung Ramadan. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap pola distribusi dan waktu pelaksanaan program di satuan pendidikan.
Jayani menambahkan, setelah juknis diterima, Dinas Pendidikan akan segera melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah dan pihak terkait agar pelaksanaan MBG dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak mengganggu proses pembelajaran.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap petunjuk teknis dari pusat dapat segera diterbitkan, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis selama Ramadan dapat berjalan optimal dan tetap memberikan manfaat bagi peserta didik.










